Featured Post Today
print this page
Latest Post
Showing posts with label Mansyur S. Show all posts
Showing posts with label Mansyur S. Show all posts

Lagu-lagu Dangdut Klasik Untuk Instrumentalia

Sudah menjadi hal yang wajib bagi sebuah grup saat pentas dengan mengawali lagu-lagu Dangdut klasik sebagai musik instrumentalia atau dalam bahasa panggungnya disebut musik tanpa syair (maksudnya vokal/penyanyi). Hal wajib ini sepertinya sudah menjadi turun-temurun untuk grup-grup Dangdut di tanah air baik pra atau pasca lahirnya koplo. Mengapa?. Pertama, sudah menjadi tradisi,  kedua, untuk menarik dan mengundang penonton yang masih di luar area panggung, ketiga sebagai ceksound ulang sebelum pentas inti dipertontonkan agar tercipta hormonisasi sound dan yang terakhir adalah sebagai pemanasan bagi musisi .

Lalu siapa yang menyanyikan atau menjadi "vokal" bagi teman-teman musisi lain sebagai pathokan (pemain drum, gendang, bass, piano dan tamborin?. Sudah pasti alat musik melodilah yang paling sering menjadi pengganti vokal untuk pathokan bagi mereka yang memainkan alat perkusi,  terutama untuk pemain gendang, piano dan juga bass. Alat musik yang paling umum menjadi pengiring (pengganti vokal) adalah seruling, lead guitar dan keybord string. Namun terkadang, untuk grup Dangdut yang lebih besar dan menggunakan alat musik additional (lebih lengkap) seperti saxophone atau biola, bisa juga menjadi pengisi lirik pengganti penyanyi. Cara untuk menyanyikannya pun saling bergantian. Ada yang diawali oleh seruling terlebih dulu, lalu disambung lead guitar dan diakhiri oleh lead keyboard, atau sebaliknya tergantung kebijakan arranger atau musisi di masing-masing grup.

Sayangnya, tidak semua acara live Dangdut, terutama yang on air (layar kaca/televisi) menggunakan instrumentalia dengan mementaskan lagu-lagu Dangdut tanpa vokal. Hanya grup Dangdut di daerah-daerah yang wajib memainkan musik instrumentalia sebelum pentas inti, dan itupun sifatnya off-air. Ada grup yang hanya memainkan sebuah tembang saja, ada juga yang 2 buah lagu dan terkadang ketika penyanyi belum tampak satupun, bisa mencapai 3-4 buah tembang instrument.

Lagu Dangdut klasik yang sering digunakan untuk instrumentalia

Meski banyak sekali lagu Dangdut klasik, tapi tidak semuanya digunakan untuk instrumentalia, hanya beberapa saja dan berikut ini adalah daftarnya :
  1. Pertemuan. Koleksi Rita Sugiarto cipt. Bambang SL. Lagu ini bertempo lambat dan iramanya pun lembut. Alat musik yang jadi "vokal" dalam lagu ini biasanya diperankan oleh pemain suling (awal syair), reff dimainkan oleh melody guitar dan bait terakhir dimainkan oleh keyboard. Namun, ada pula yang full melody sejak dari reff hingga sebelum ke awal (suling)
  2. Antara Teman dan Kasih. Koleksi Riza Umami Cipt. Rhoma Irama. Tembang ini bahkan lebih lambat dari yang disebut pada point satu untuk versi aslinya. Alat musik yang menjadi "penyanyi" di awali dengan ral oleh lead guitar, lalu dilanjut dengan seruling pada syair pertama hingga reff dan setelah interlude bagian refference di isi oleh keyboard (oboe, violin, string, chorus dll, tergantung selera pemain keyboard), dan diakhiri oleh lead guitar, seperti pada video koleksi Om.Palapa di bawah ini :

  3. Seruling Asmara. Bertempo sedang, dipopulerkan oleh Intan Ali. Alat musik yang menjadi pemeran pengganti vokal diawali oleh keyboard lead dan juga reff, namun ada pula yang diisi oleh lead guitar.
  4. Berdarah Lagi - Elvi Sukaesih cipt. Rhoma Irama. Lagu ini bertempo lumayan cepat dan pemain yang menjadi pengisi 'vokal' diawali oleh seruling, reff = keyboard lead atau terkadang juga guitar lead
  5. Merinding, Koleksi Itje Trisnawati. Tempo hampir sama juga dengan tembang yang berjudul Sengaja. Adapun pengisi vokalnya diawali oleh seruling dilanjut guitar dan untuk bagian reff adalah jatahnya keyboard lead
  6. Sepiring Berdua - Ida Laila. Tempo hampir sama pula dengan nomer 3. Adapun pengisinya diawali oleh keyboard lead, refferen adalah jatah guitar lead.
  7. Gelisah - Camelia Malik Cipt. Reynold Panggabean (OM.Tarantulla). Tempo bitnya cukup rancak (tidak cepat), biasanya diawali oleh keyboard lead, dilanjut seruling pada reff
  8. Sebuah Janji -  Evie Tamala Cipt. Imam S Arifin. Lagu dan musiknya sangat lembut dan temponya juga lambat. Diawali oleh vokal seruling sedangkan refferen diperankan oleh pemain keyboard lead hingga akhir.
  9. Pengorbanan. Dipopulerkan Mansyur S, pemain yang melagukan pada tembang ini bermacam-macam, ada yang diawali keyboard ada pula yang diperankan oleh seruling.
  10. Pengobat Rindu (Elvy S), Petualang Cinta (Elvy S), Kugapai Cintamu (Rita Sugiarto), Ratapan Anak Tiri (dulu sering dimainkan oleh GILAS Progressive Jogja), Duka (Evie Tamala), Rembulan dan Selamat Malam (Evie Tamala), Izinkanlah (Elvi Sukaesih), Bunga Sedap Malam (Soneta Femina, sering dipentaskan oleh grup-grup di pasar malam), Hujan Gerimis (Rita Sugiarto), Jangan Marah (Rita), Idaman Hati (Rita S), Sengaja (Elvy S), Cinta Segitiga (Rita S), Colak-colek (Camelia Malik (OM. Tarantulla), Kenangan (Elvy S), Kegagalan Cinta (Rhoma Irama), Badai Biru (Itje Trisnawati), Rindu Berat (Itje Trisnawati), Kasih Sayang (Elvi S).
Itulah daftar lagu-lagu Dangdut klasik dan lawas(original nonkoplo) yang biasanya dijadikan sebagai musik pembuka atau instrumen (bahasa panggung) yang diwariskan dari generasi ke generasi yang pernah saya dengarkan (waktu kecil), dan pernah saya mainkan (waktu sebagai pemusik) bersama beberapa grup yang pernah saya tergabung di dalamnya (Gilas Jogja, Bolo-Bolo Jogja (Sekarang Bolo Dewo), Jogja Selection, Purawisata All Star, Jogja Top Star, New Gabel Jatijajar, Ki Ageng Ganjur Jogja).

Sekedar mengulang apa yang sudah saya katakan di atas, biasanya sebuah grup akan mengawali instrumen dengan tembang bernuansa lembut dan bertempo lambat terlebih dahulu, misalnya Pertemuan, Sebuah Janji, Antara Teman dan Kasih dll, lalu dilanjutkan dengan tembang yang bertempo cukup cepat dan rancak seperti Siapa, Cinta Segitiga, Pengobat Rindu, Merinding, Gelisah dll. Dan hingga detik ini, saya belum pernah mendengar ada sebuah grup yang memainkan musik instrumentalia dari koplodut (asli) dan campursaridut (asli) atau tembang dari koleksi Dangdut Remix atau Disco. Bagaimana dengan sobat?
0 comments

Mantapnya Lagu Dangdut Lawas Koleksi Mansyur S

lagu dangdut lawas koleksi mansyur S yang bisa di download versi mp3

"..Senyum serta gayamu sungguh mempesona...Khana.." itulah sepenggal bait lagu Dangdut lawas koleksi Mansyur S ketika saya tadi pagi streaming bola antara Napoli vs Juve. Meski jagoan saya kalah 2-0, tapi masih aman di puncak klasemen. Apalagi sambil dengerin semua lagu koleksi ayah Irvan Mansyur ini, kekalahan yang menimpa klub kesayangan saya seperti tidak terasa. Tetap asyik joget dan sesekali ikut bernyanyi.

Menurut saya, lagu Khana adalah lagu Dangdut paling top di antara semua koleksinya. Selain syair yang sederhana dan mudah dihapal, aransemen musik yang sederhana tapi memikat, juga lantaran karena judul lagu tersebut yang terbilang aneh. Lho kok aneh...iya..lha wong ambil nama gadis Indonesia saja masih banyak, malah ambil nama gadis dari negeri India. Tapi itulah kenyataanya, ketiga faktor itulah yang menjadikan lagu Dangdut lawas ini masih populer hingga sekarang. Bahkan beberapa waktu lalu, lagu ini turut dilombakan di kontes Dangdut Academy Indosiar yang dinyanyikan oleh Frans.

Itulah mengapa saya berani katakan kalau lagu Khana yang begitu familiar ini adalah lagu yang paling top dari semua lagu koleksi Mansyur S. Selain itu, lagu Khana juga masih sering direquest atau dinyanyikan di panggung-panggung Dangdut terbuka, di Kafe-kafe dan juga pentas organ tunggal, mulai dari kampung hingga kota.

Seperti kita ketahui, Ayah (panggilan beliau kalau di tv) ini sudah begitu banyak mengeluarkan album Dangdut sejak era 60an. Beliau juga satu angkatan dengan Rhoma Irama, Elvy Sukaesih, Meggy Z, A. Rafiq, Ida Laila dan lainnya. Selain Khana, beliau juga punya lagu-lagu Dangdut lawas yang terkenal lainnya, seperti Pelaminan Kelabu, Pagar Makan Tanaman, Terima Dia Yang Malang, Dua-dua, Anak Siapa, Gadis Pantura, Air Mata Perkawinan, Gadis Atau Janda (Feat Elvy Sukaesih), Rani, Zubaidah, Penantian, Cinta Sampai Di Sini, Rembulan Bersinar Lagi dan lain-lain. Sayangnya saya kurang dapat informasi, apa album pertama dan terakhir yang diluncurkan oleh beliau. Sudah bolak balik dan muter-muter di jalan google aja gak ada info tersebut. Kebanyakan yang saya jumpai sebatas lagu-lagu Dangdut lawas Koleksi Mansyur S dan link download saja, tidak ada keterangan yang seharusnya bisa menambah wawasan yang berharga.

Nah, berikut ini daftar lengkap lagu Dangdut lawas koleksi Mansyur S populer dan terkenal yang bisa sobat download dalam versi mp3, termasuk di antaranya yang sudah saya sebutkan di atas:
  1. Air Mata Perkawinan
  2. Air Susu Dibalas Air Tuba
  3. Aku Tak Mau Dimadu
  4. Aku Tak Percaya
  5. Anak Siapa
  6. Badriah
  7. Berdosa
  8. Bunga Dahlia
  9. Buta Karena Cinta
  10. Cinta Sampai Di Sini
  11. Curi Curi
  12. Dewiku
  13. Diam Diam Jatuh Cinta
  14. Doa Cinta
  15. Dua Dua
  16. Gadis Pantura
  17. Gerimis 
  18. Hartati
  19. Hati Yang Terluka
  20. Jangan Datang Lagi
  21. Jangan Mengharap
  22. Kawin Paksa
  23. Kenangan Desember
  24. Kertas Dan Api
  25. Khana
  26. Kuminta Maafmu
  27. Maafkanlah
  28. Pagar Makan Tanaman
  29. Penantian
  30. Pengorbanan
  31. Pesan Perpisahan
  32. Ramina
  33. Rani
  34. Rembulan Bersinar Lagi
  35. Sedih Sendiri
  36. Shanti
  37. Terima Dia Yang Malang
  38. Untuk Apa Lagi
  39. Zubaidah
Nih kalau mau download, Ada di link ini Daftar Koleksi MansurS, jumlah lagunya lebih dari sekedar yang ada dalam daftar tersebut.

Sebenarnya koleksi beliau ini sangat banyak sekali, akan tetapi saya sangat kesulitan mencari dokumennya terutama untuk lagu di era 60an dan 70an, baik di internet atau di toko kaset bekas. Belum lagi koleksi duetnya bersama Elvie Sukaesih atau penyanyi lawas lainnya. Oleh karena itu, saya sebisanya saja menampilkan sesuai dengan apa yang saya dapatkan.

Itulah beberapa daftar lagu lawas koleksi Mansyur S yang bisa saya share pagi ini, semoga dengan mendengarkan lagu-lagu tersebut dapat memberi semangat dalam beraktivitas dan mengulang memori indah di masa-masa lalu. Selain itu, dengan mendengarkan lagu lawas tersebut, kita juga tetap menghargai musik Dangdut original yang sekarang mulai kalah populer dengan Dangdut koplo. Salam Dangdut Indonesia..!!
0 comments
 
Support : Portal Berita Online | Portal Iklan Gratis | Zona Informasi
Copyright © 2015. Blogger Seo Asli Ngawi - All Rights Reserved
Desain by Juragan Pulsa Published by Pulsa Murah
Proudly powered by Blogger